News Update :
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

"Beckham: Pemain Indonesia Muda dan Bertalenta"

Rabu, 30 November 2011 | 0 komentar


Gelandang Los Angeles Galaxy, David Beckham, menilai laga antara timnya melawan tim nasional Indonesia Selection, 30 November nanti bakal ketat. Meski demikian, Beckham menyatakan timnya tetap akan mengincar kemenangan dalam pertandingan ini. "Kami senang dan sudah tidak sabar untuk bermain di sini. Saya dengar Indonesia punya pemain muda juga bertalenta. Kami tentu ingin memenangkan laga ini. Tetapi saya yakin ini tak akan mudah," kata Beckham dalam konferensi pers

"Saya senang dengan dukungan seluruh fans di sini. Kami berharap nanti dukungan akan diberikan kepada kami. Kami ingin mendapatkan dukungan dari seluruh dunia, jadi kami harus bermain dengan baik," lanjutnya. Beckham sendiri tak mau terlalu terpengaruh dengan isu kepindahan dirinya saat ini. Seperti diketahui, saat ini pemain asal Inggris tersebut tengah diincar oleh tim papan atas Perancis, Paris Saint Germain. "Saya ke sini untuk bertanding sebagai pemain LA Galaxy, itu saja. Untuk ke depan saya tidak tahu akan main di mana," katanya. Bagi sebagian besar awak LA Galaxy, ini pertama kalinya menginjakkan kakinya di Indonesia. Namun tidak dengan Beckham. Mantan pemain Manchester United ini sudah pernah mengunjungi Indonesia, yaitu berlibur ke Bali. "Saya sudah pernah ke Indonesia untuk liburan, tapi belum pernah bermain sepak bola di Indonesia. Jadi saya sangat tertarik untuk menjalani pertandingan besok. Tidak hanya saya, sebagian besar teman-teman saya pun demikian. Kami senang dengan sambutan yang kami terima di airport, sangat menyenangkan," tutur Beckham

Continue Reading

Preview: Indonesia Selection vs LA Galaxy

| 0 komentar



jakarta-Laga persahabatan penuh gengsi akan digelar malam (Pukul 19.00) nanti mempertemukan tim Indonesia Selection yang akan menjamu klub MLS, LA Galaxy di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
LA Galaxy yang baru saja merebut trofi MLS musim lalu dengan mengalahkan The Houston Dynamo 1-0. Kekuatan jawara MLS ini tentu tak main-main. Sejumlah nama beken s...eperti David Beckham, Robbie Keane dan Landon Donovan dibawa serta oleh pelatih Steve Bruce ke tanah air guna menghadapi Indonesia Selection.

"Kami siap menghadapi Indonesia selection. Kami akan bermain seperti biasanya dan berusaha untuk menang," terang Beckham mewakili timnya menjawab pertanyaan wartawan.

Beralih ke kubu tuan rumah, pelatih Indonesia Selection, Rahmad Darmawan mengandalkan kolektivitas tim guna menandingi kemampuan individu pemain LA Galaxy. Selain itu pelatih yang akrab disapa RD ini akan memaksimalkan kelebihan Indonesia yang unggul dalam kecepatan jarak pendek.


"Kami menyadari bahwa LA Galaxy merupakan tim yang bagus. Mereka mampu menguasai tempo dan juga permainan, apalagi melawan tim yang kualitasnya di bawah mereka," ungkap Rahmad Darmawan.

"Kerja sama antara pemain jelas sangat diperlukan. Nantinya akan ditopang dengan keunggulan individu pemain kita. Pemain Indonesia Selection adalah unggul dalam hal kecepatan jarak pendek," ujar RD.

RD tidak bisa menurunkan Abdul Rahman, Titus Bonai dan Boaz Solossa yang sebelumnya masuk dalam daftar skuad Indonesia Selection karena harus memperkuat klubnya masing-masing. Namun dua pemain naturalisasi, Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo sudah bisa dimainkan.

Perkiraan Susunan Pemain:
Indonesia Selection (4-4-2)
Pelatih: Rahmad Darmawan
Pemain: Kurnia Meiga; Zulkifli, Igbonefo, Hamka, Diego; M.Ilham, Egi, Bustomi, Patrich; Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo.

LA Galaxy (4-4-2)
Pelatih: Bruce Arena
Pemain: Saunders; Franklin, Dela Farza, Gonzalez, Donivant; Donovan, Beckham, Juninho, Magee; Barrett, Keane.
Continue Reading

Don’t Cry Indonesia

Selasa, 22 November 2011 | 0 komentar

Indonesia! indonesia! indonesia!

Gema teriakan rasa cinta itu sirna seketika berganti derai airmata suporter yang memenuhi stadion GBK Jakarta. Timnas U-23 Garuda muda Indonesia kalah secara terhormat lewat adu penalti melawan Timnas U-23 Harimau Muda Malaya. Juara umum Sea Games tak mampu melerai duka rakyat indonesia. Kekalahan itu semakin pilu ketika kita mendapat kabar dua suporter kita tewas terinjak-injak dan puluhan suporter lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum karena luka terjatuh, pingsan, dehidrasi, dan kelelahan. Juara tanpa mahkota! Langit mendung diatas Jakarta.

Tentu yang paling terpukul adalah para pemain Garuda muda tersebut, ekpresi kekecewaan terlihat jelas diwajah mereka, Tangis Kurnia Mega, Derai air mata Andik , Nestapa P.Wanggai, Senyum yang hilang diwajah Okto, Nelangsa Titus Bonai, Sakit A. Sinaga, Kecewa Kurniawan DC, Duka Egi dan lara seluruh pemain, pelatih dan offisial tim sangat terlihat jelas. Wajah-wajah sendu, mata yang sembab mengiringi kembalinya emas yang sudah diimpikan setelah 20 tahun lalu, harus kembali ke Harimau Muda. Mereka sudah bermain bagus sepanjang permainan, euforia kemenangan atas kamboja, Singapura, Thailand dan vietnam sirna seketika. Dwi fortuna belum berpihak kepada Garuda Muda dan publik pencinta sepakbola tanah air. Kegagalan Timnas Senior di kancah Pra Piala dunia, lengkap sudah dengan kegagalan Timnas junior di Sea Games 2011.

Apakah kita akan terus meratapi nasib? Apakah kita akan terus begini dengan tidak melakukan evaluasi serta perubahan besar-besaran di tubuh PSSI sebagai otoritas persepakbolaan nasional?Jawabnya ada pada hati nurani masing-masing insan persepakbolaan Nasional.

Don’t Cry Indonesia! Don’t Cry Garuda Muda!






Kami menjadi saksi perjuangan kalian! Kalian sudah bekerja maksimal. Kami melihat lelah kalian. kami memandang gugup dan bisik doa di bibir kalian. Kami menyaksikan tangis kalian. Sudah, cukup di malam ini saja kita berduka. Besok, ketika matahari kembali terbit dari Timur, kita susun kembali harapan. Berlatih! berlatih! berlatih! Di tahun 2012 nanti piala AFF kita rebut dari Harimau Malaya!

Kepada seluruh bangsaku, jadikanlah “mimpi buruk” ini sebagai intropeksi diri kita. Kita sebagai suporter terlalu egois, kita mencintai mereka hanya saat menang saja, ketika kalah sebagian kita sibuk mengumpat dan mencaci bahkan pergi meninggalkan mereka sendiri. Hati mereka sepi, sesepi GBK saat Timnas senior berjuang sendiri di negri sendiri melawan Iran tempo hari. Kita pendendam, kita pembenci, kita berjiwa kerdil, Maunya menang sendiri! Kita tidak mampu bersikap dewasa dan berjiwa besar terhadap orang malaysia! Kita sumpah serapah mereka! kita terus pupuk “ganyang” malaysia! Walau Pemerintah Malaysia selalu “salah” pada kita, tapi haruskan kita menghukum seluruh rakyatnya? Mungkin ini faktor kenapa Tuhan belum memberikan kemenagan itu untuk kita! karena kita belum bisa menang melawan diri sendiri! kita terus dikalahkan nafsu amarah dan benci!

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar! seharusnya kita rakyatnya juga berjiwa besar! Mari berbenah…..Untuk Indonesia lebih baik!

Don’t Cry Indonesia! love you forever……

Continue Reading

Indonesia Juara Umum Tanpa Emas Sepakbola

| 0 komentar


VIVAnews -
Kontingen Indonesia dipastikan menjadi juara umum SEA Games 2011. Sayangnya, medali emas sepakbola yang ditunggu-tunggu sebagai pelengkap juara umum gagal diraih.

Sampai Senin malam, 21 November 2011, Kontingen Merah Putih sudah meraih 170 emas, 146 perak dan 136. Total 452 medali ini mengokohkan Indonesia sebagai juara umum.

Sedangkan di cabang Sepakbola, Indonesia baru dua kali menjadi juara SEA Games yakni pertama pada 1989 di Jakarta dan Tim Merah Putih kali terakhir menjadi juara SEA Games pada 1991 di Manila, Filipina. Saat itu, Tim Merah Putih mengalahkan Thailand lewat adu penalti.



Setelah itu, prestasi terbaik Indonesia hanya meraih perak SEA Games 1997 Jakarta serta perunggu SEA Games 1999 Brunei Darussalam. Thailand menjadi Raja Asia Tenggara dengan koleksi delapan gelar juara secara beruntun pada SEA Games 1993 Singapura sampai SEA Games 2007 kandang sendiri.

Giliran kekuatan lama Malaysia bangkit dengan menjadi juara SEA Games 2009. Ini jadi emas keempat Negeri Jiran setelah SEA Games 1977 Kuala Lumpur, SEAG 1979 Jakarta dan SEAG 1989 Kuala Lumpur.

Di final sepakbola SEA Games semalam, tim nasional Indonesia U-23 bermain manis sejak awal pertandingan. Sedangkan Malaysia terlihat sedikit gugup manggung di atas rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno yang sangat penuh terisi penonton.

Bek tengah Indonesia, Gunawan Dwi Cahyo menuntaskan sepak pojok Oktovianus Maniani dengan sundulan menjebol Malaysia di menit 4. Gol cepat ini menaikkan moral pasukan Garuda Muda.

Indonesia bermain semakin mudah. Beberapa kali tusukan Okto, dan tendangan jarak jauh Egi Melgiansyah membahayakan gawang Malaysia.

Tapi, Malaysia sepertinya tetap tenang. Bahkan, Harimau Muda mampu menyamakan kedudukan di menit 35. Seperti gol Indonesia, gol Malaysia lahir lewat sundulan sambil menjatuhkan diri bek Asrarudin Putra Omar.

Dua kali 45 menit dan dua kali perpanjangan waktu pertandingan berakhir 1-1. Medali emas sepakbola SEA Games 2011 pun harus ditentukan oleh titik 12 pas.

Adu penalti berlangsung dramatis. Bek pencetak gol Indonesia, Gunawan Dwi Cahyo gagal menembus jala gawang kiper Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat.

Indonesia masih menyimpan harapan ketika kiper Kurnia Meiga mampu melakukan blok tendangan Saarani Ahmad. Sayangnya, eksekutor keempat Indonesia, Ferdinand Sinaga kembali gagal.

Kapten Malaysia, Bakhtiar Baddrol menentukan Malaysia mempertahankan medali emas ketika eksekusinya yang sempat mengenai kaki Kurnia Meiga menerobos masuk gawang. Malaysia menang adu penalti 4-3.

Indonesia pun harus menunggu minimal 2 tahun lagi untuk merebut emas paling bergengsi di SEA Games ini. Dahaga selama 20 tahun belum terobati.

Jatuh Korban

Laga final ini kacau di luar lapangan. Diawali dengan bus yang membawa anggota timnas Malaysia yang tertahan 1 jam lebih di pintu masuk di depan kantor PSSI mulai pukul 17.00 WIB akibat ribuan suporter yang memadati area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Mobil-mobil yang diparkir di dekat pintu masuk juga sangat banyak sehingga menghalangi pergerakan bus itu. Suporter yang melihat kedatangan anggota tim Malaysia bereaksi dengan melempar caci maki. Beruntung, tak ada tindakan anarkis dari mereka.

Pihak keamanan coba memberikan jalan kepada bus. Tapi, usaha itu sia-sia karena ribuan suporter susah untuk dikendalikan. Anggota tim Malaysia tampaknya 'ngeri' melihat ribuan suporter Indonesia ini. Mereka hanya bereaksi dengan menutup korden jendela bus.

Suasana di luar Stadion Utama Gelora Bung Karno sebelum pertandingan benar-benar semrawut. Ribuan suporter Merah Putih tertahan di luar stadion.

Hingga kickoff laga final sepakbola SEA Games XXVI antara Indonesia melawan Malaysia bergulir pukul 19.30 WIB, masih banyak calon penonton yang mengantre di depan pintu masuk stadion. Di depan pintu masuk VVIP, suporter bahkan menggedor-gedor pintu kaca untuk memaksa masuk.

Tak sedikit suporter yang meluapkan amarahnya kepada panitia maupun petugas keamanan, lantaran mereka memiliki tiket. Seorang bocah laki-laki tampak menangis meskipun akhirnya diperbolehkan masuk. Petugas keamanan sangat kewalahan karena serbuan suporter bertambah parah.

Tak hanya suporter, awak media massa yang hendak meliput juga kesulitan memasuki stadion. Pintu masuk yang disediakan khusus untuk media sempat ditutup karena harus berebut masuk dengan calon penonton.

Sejumlah wartawan akhirnya masuk melalui pintu VVIP dan itu pun harus beradu mulut dengan para petugas. Menurut Perwira Seksi Operasi Brimob Polda Metro Jaya, Sudiyono, kericuhan ini disebabkan kurangnya pengontrolan tiket oleh petugas pintu masuk.

"Ada tiket yang tak jelas. Ada yang bekas laga sebelumnya, dan banyak juga yang tidak sesuai kategori," ungkap Sudiyono.

"Banyak masyarakat yang berusaha mencari kesempatan, jadi kalau sudah begitu susah menyeleksinya. Harusnya juga yang seleksi tiket bukan brimob karena panitia sudah ada, kami hanya bantu menertibkan," paparnya.

Puncaknya, kekacauan itu menimbulkan korban. Kerusuhan yang terjadi di sektor 15 pintu masuk Stadion Gelora Bung Karno menyebabkan puluhan orang mengalami luka serius. Sejumlah korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta Pusat.

Seperti disampaikan Matsani, petugas Unit Gawat Darurat RS Mintohardjo, enam korban mengalami luka serius di bagian kepala. Dari sejumlah korban, juga ada anak di bawah umur yang pingsan.

"Tiga luka di kepala, satu pingsan dan dua lemas. Semua sudah dalam penanganan," kata Matsani, Senin malam, 21 November 2011.

Dari pantauan VIVAnews.com, dua orang diperkirakan meninggal dunia setelah terinjak-injak saat menerobos masuk stadion. Satu korban

teridentifikasi atas nama Alfin, 20 tahun, warga Cililitan, Jakarta Timur, dan satu korban lagi adalah laki-laki berusia 20 sekitar tahun dan belum diketahui identitasnya.

Tewasnya dua suporter ini berawal dari jebolnya pintu menuju Sektor 15, dan suporter merangsek masuk. Akibatnya, pengunjung di sektor itu membludak.

"Lima suporter terinjak-injak, dua tewas," kata Sahala, teman Alfin.

Korban meninggal dievakuasi oleh ambulan, dan tampak kedua tubuh korban ditutup kain. Petugas ambulan Pemprov DKI B Panjie sudah meminta bantuan untuk didatangkan ambulan lain karena mobil ambulan yang ada kuncinya hilang.

"Kami minta bantuan mendatangkan ambulan lain buat mengangkut jenazah. Saat ini masih diusahakan," ujar Panjie. (sj)

• VIVAnews
Continue Reading

ini kata polisi terkait tewasnya supporter di senayan

| 0 komentar

VIVAnews - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya masih menyelidiki tewasnya dua suporter laga sepak bola Indonesia lawan Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam. "Kami masih mencari tahu dari dokter, apa penyebab kematian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris besar Baharudin Djafar dalam sambungan telepon dengan VIVAnews.com.

Menurut dia, saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. "Semua sudah ditangani tim medis," ujar Baharudin.



Baharudin menjelaskan, keributan di Sektor 15 terjadi karena salah satu pintu jebol. Suporter berebut masuk, sehingga beberapa orang terinjak-injak. "Kami belum bisa menentukan siapa yang salah," katanya. "Kami akan selidiki dan evaluasi peristiwa itu lebih lanjut," katanya.

Dua orang tewas di kawasan stadion alah Reno Alvino, 20, penabuh drum Dot Band, yang beralamat di Cililitan, Jakarta Timur. Sedangkan satunya, adalah pria berusia sekitar 20, belum diketahui namanya.

• VIVAnews
Continue Reading

RD Beberkan Penyebab Kekalahan Indonesia

| 0 komentar


VIVAnews - Pelatih Timnas SEA Games Indonesia, Rahmad Darmawan, membeberkan beberapa faktor penyebab kekalahan Indonesia dari Malaysia di final SEA Games XXVI. Selain faktor fisik, RD juga menyoroti permainan bola-bola panjang pasukannya.

RD sendiri mengaku telah menginstruksikan Titus Bonai dan kawan-kawan mengubah ciri permainan mereka itu di babak kedua melawan Malaysia. Namun, usaha itu tetap tak mampu membongkar pertahanan Malaysia dan Garuda Muda harus menelan kekalahan dalam drama adu penalti.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin 21 November 2011, Merah Putih sempat unggul terlebih dulu melalui Gunawan Dwi Cahyo. Namun Malaysia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Omar Mohd Asrarudin.

Pada akhirnya, timnas Indonesia kalah dalam babak adu penalti setelah tendangan Gunawan Dwi Cahyo dan Ferdinand Sinaga gagal menjebol gawang kiper Khairul Fahmi Che Mat.

"Yang pertama, kita mengawali satu pertandingan dengan cukup menjanjikan dengan mencetak gol di awal-awal permainan. Namun, setelah kita mencetak gol, saya pikir banyak pemain mungkin mengira semuanya akan mudah. Namun, ternyata itu terbalik. Kita malah justru seperti mau mengamankan skor 1-0 sampai akhir. Pemain sangat takut melakukan build up. Padahal, kita bisa lakukan possesion yang mungkin lebih baik lagi," kata RD seusai pertandingan.

"Namun, ketika itu terjadi pemain mulai melakukan long passing dan secara umum kita kalah. Kalau kita main long passing dengan Malaysia, kita kalah. Makanya babak kedua berakhir tadi dengan skor 1-1 saya masih merasa beruntung. Jujur karena Malaysia punya kans yang bagus untuk bisa mengalahkan kita di babak pertama."

"Babak kedua saya mulai mengingatkan anak-anak untuk tidak menggunakan bola-bola long passing langsung dari kiper. Tapi kita harus build up. Sebetulnya sudah cukup efektif karena beberapa kali kita melakukan tekanan," jelasnya.

Meski demikian, hal ini ternyata tak cukup untuk membongkar barikade pertahanan Malaysia. Hingga babak perpanjangan waktu berakhir, Malaysia mampu mempertahankan kedudukan 1-1 dan mereka kemudian sukses menekuk sayap Garuda Muda di babak adu penalti.

Dengan kekalahan ini, Indonesia harus menambah panjang masa paceklik emas dari cabang sepakbola di pentas SEA Games. Sebagai runner-up, Indonesia pun harus puas dengan medali perak saja. (kd)

• VIVAnews
Continue Reading

FINAL SEA GAMES XXVI 2011 MENANTI GELAR JUARA UMUM YANG KOMPLET DARI GARUDA MUDA

Senin, 21 November 2011 | 0 komentar


Di atas kertas, Indonesia sudah menjadi juara umum SEA Games XXVI. Kini tinggal menanti 'Merah Putih' ditahbiskan sebagai juara umum secara "komplet".

Dengan torehan medali emas sampai dengan hari Minggu (20/11/2011), Indonesia dipastikan takkan terkejar oleh para pesaingnya. Indikasi itu bahkan sudah tersirat sejak sehari sebelumnya.

Dengan segala masalah yang sedang dialami oleh bangsa Indonesia, prestasi itu jelas membanggakan, terlebih ini membuktikan bahwa 'Merah Putih' masih punya taring di dunia olahraga Asia Tenggara.

"Alhamdulillah kita mampu juara umum. Apalagi di tengah kondisi bangsa seperti ini. Terima kasih kepada para atlet, pelatih, pemerintah, Prima, KONI Provinsi yang memberikan putra-putri terbaik dan semua pihak lainnya," ujar Ketua KON/KOI Rita Subowo di Kompleks Jakabaring, Palembang.

"Kemenangan ini untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kemenangan ini jangan hanya kemenangan sesaat, jangan cepat puas. Harus bisa menjadi lebih baik lagi di event selanjutnya," sambung Tono Suratman selaku komandan Satlak Prima dan chief de mission Indonesia di SEA Games, saat ditemui terpisah di GOR Sriwijaya.

Dengan keberhasilan saat ini, Indonesia berhasil menjaga tradisi juara ketika menjadi tuan rumah SEA Games (1979, 1987, dan 1997).

"Indonesia 14 tahun tidak pernah menggelar SEA Games, animo masyarakat sungguh tinggi. Dan itu terbayar tuntas dengan gelar juara umum ini," lugas Tono.

Namun demikian, mengingat bahwa Indonesia juga harus berpuasa selama 14 tahun demi bisa menjadi juara umum lagi, faktor pembinaan agar capaian positif sekarang bisa diteruskan di gelaran-gelaran mendatang pun harus jadi perhatian.

"Harus waspada untuk tidak kecolongan lagi dan meningkatkan kemampuan para atlet kami. Jadi semua harus ada kesinambungan antara SDM, pendanaan, dan juga pembinaan. Kami semua harus bisa mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan kami bisa melakukannya," ujar Tono.

Dengan predikat juara umum di tangan, kini niscaya setidaknya ada dua hal yang dinanti publik Tanah Air. Yang pertama adalah penobatan gelar tersebut di penutupan SEA Games, Selasa (22/11), agar dapat resmi berpesta, dan kemenangan timnas sepakbola di final sehari sebelumnya agar pesta kian bergelora.

Bicara prestasi, belum satu kali pun 'Garuda Muda' bisa meraih medali emas semenjak cabang olahraga (cabor) SEA Games menjadi turnamen U-23 pada tahun 2001 lalu. Bahkan kali terakhir medali emas dapat digondol pun terjadi pada tahun 1991 silam. Sungguh sebuah paceklik panjang.

Muncul sejumlah pendapat bahwa gelar juara umum SEA Games takkan lengkap dan terasa hambar jika kesuksesan itu tidak dibarengi dengan menjuarai cabor sepakbola.

Boleh setuju, boleh tidak. Yang pasti kini Indonesia berpeluang membuat kesuksesan SEA Games XXVI kian komplet dengan menyabet satu keping medali emas dari sepakbola. Tentu jika bisa mengalahkan Malaysia di final, Senin (21/11) ini.

Semangat Indonesia! Semangat 'Garuda Muda'!
Continue Reading

Wasit Coba Bunuh Diri, Pertandingan Ditunda

Minggu, 20 November 2011 | 0 komentar


Pertandingan antara tuan rumah FC Koeln lawan Mainz di Bundesliga 1 yang sedianya digelar Sabtu (19/11/2011), ditunda. Sebab, wasit yang akan memimpin pertandingan, Babak Rafati, mencoba bunuh diri.

Rafati sudah dijadwalkan memimpin pertandingan itu. Namun, Sabtu pagi, wasit berumur 41 tahun itu didapati menyayat pergelangan tangannya di ruang hotelnya dan diduga mencoba bunuh diri. Beruntung, dia bisa diselamatkan, meski belum diketahui bagaimana keadaannya saat ini.

Kejadian ini tak diinformasikan kepada staf pertandingan maupun suporter. Sehingga, mereka keburu masuk Stadion RheinEnergie. Baru 45 menit sebelum pertandingan, penundaan diumumkan.

Juru bicara FC Koeln, Tobias Schmidt mengnfirmasi, pertandingan itu ditunda sampai penjadwalan ulang. Sebab, panitia gagal mendapatkan wasit pengganti dalam waktu singkat.

"Sang wasit tak bisa hadir. Kami tak bisa mencari penggantinya dalam waktu singkat. Itu yang bisa kami sampaikan, tak ada komentar lain," kata Schmidt.

Ini bukan pertama kalinya tragedi bunuh diri mewarnai sepak bola Jerman. Pada November 2009, kiper Hannover yang juga andalan timnas Jerman, Robert enke, melakukan bunuh diri. Dia terjun di depan kereta yang sedang melaju cepat.

Rafati merupakan wasit berpengalaman di Bundesliga. Dia sudah memimpin 200 pertandingan liga.

Continue Reading

INDONESIA VS VIETNAM 2-0 19 NOVEMBER 2011 SEA GAMES 2011

| 0 komentar

Indonesia memetik kemenangan 2-0 atas Vietnam di semifinal SEA Games XXVI. Hasil tersebut mengantar 'Garuda Muda' kembali berhadapan dengan Malaysia untuk memperebutkan medali emas di final.

Dua gol Indonesia dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (19/11/2011) malam WIB tercipta di babak kedua. Yang pertama dilesakkan Patrich Wanggai di menit 60 lewat eksekusi tendangan bebas, sementara gol kedua dilesakkan Titus Bonai di menit 89.

Hasil ini mengantar Indonesia masuk final SEA Games XXVI, yang merupakan final pertama sejak yang terakhir tahun 1997 lalu. Sukses ini juga membuka peluang Indonesia untuk menyudahi puasa emas sepakbola SEA Games yang terakhir diraih tahun 1991 silam.

Dalam laga puncak, yang akan dilangsungkan Senin (21/11/2011) lusa, Indonesia akan kembali menantang Malaysia, yang sebelumnya menang 1-0 atas Myanmar. Itu akan menjadi pertandingan kedua Indonesia vs Malaysia setelah pada fase grup lalu laga berkesudahan 1-0 untuk keunggulan 'Harimau Malaya Muda'.

Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (19/9/2011) malam WIB, laga Vietnam vs Indonesia berlangsung dalam tempo cepat sejak menit awal. Hingga menit 15 kedua tim masih terbilang berimbang.

Indonesia memiliki peluang pertamanya di menit 18 saat umpan lambung yang dilepaskan Okto tepat mengarah ke Wanggai yang berdiri tanpa kawalan di tengah kotak penalti. Alih-alih terjadi gol, Wanggai gagal mengendalikan bola dengan sempurna dan si kulit bundar lepas dari penguasaannya.

Tekanan Indonesia berlanjut semenit berselang, saat Okto menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa dijinakkan kiper Vietnam, Tran Buu Ngoc. Tak lama berselang tendangan bebas Egi Melgiansyah yang berbelok usai membentur pagar hidup pemain Vietnam masih bisa ditangkap kiper.

Tran Buu Ngoc kemudian membuat dua penyelamatan gemilang saat dia meninju keluar lapangan bola yang mengarah tepat ke gawangnya. Pada kesempatan lain Wanggai berhasil mengecoh beberapa pemain belakang Vietnam di dalam kotak penalti, namun karena terlalu lama mengolah bola dia kemudian tak menghasilkan apapun.

Indonesia terus tampil dominan di babak pertama, namun hingga turun minum tak ada gol berhasil dilesakkan.

Di menit pertama babak kedua Indonesia langsung mengkreaskikan peluang. Tibo berhasil mencuri bola di tengah lapangan dan melakukan solo run ke kotak penalti. Berusaha mengarahkan bola ke tiang jauh saat tinggal berhadapan dengan kiper, si kulit bundar bergulir terlalu lebar.

Penantian puluhan ribu pendukung Indonesia yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno akhirnya tuntas di menit 60 setelah Wanggai menjebol gawang Vietnam. Tendangan bebas yang dia lepaskan di muka kotak penalti membentur kaki pagar hidup pemain lawan, bola yang bergulir ke sudut bawah tiang dekat tak kuasa dihalau kiper. Vietnam 0 Indonesia 1.

Tibo nyaris menggandakan keunggulan di menit 67 ketika sepakan yang dia lepaskan dari sudut sempit masih bisa dihadang kiper Tran Buu Ngoc. Di sisi lain Vietnam yang berusaha menyamakan kedudukan terus menemui kegagalan dalam upaya menembus pertahanan Indonesia. Upaya melakukan tembakan jarak jauh juga tak efektif karena tak ada yang tepat sasaran.

Indonesia akhirnya memastikan tiket ke final setelah Tibo mencetak gol yang membuat Indonesia unggul 2-0. Menggiring bola ke dalam kotak penalti, Tibo melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri. Bola membentur kaki bek Vietnam dan melayang melewati jangkauan kiper Vietnam. Skor berubah menjadi 2-0.

Di periode injury time Tibo nyaris menambah jumlah golnya. Sepakannya ke gawang yang sudah kosong masih terhadang bek Vietnam yang datang sambil menjatuhkan diri. Skor 2-0 untuk keunggulan 'Garuda Muda' tak berubah hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang.

Susunan Pemain Pertandingan Indonesia vs Vietnam:

Indonesia: 1-Kurnia Meiga, 13-Gunawan Dwi Cahyo, 28-Abdul Rahman , 15-Hasim Kipuw, 24-Diego Michiels, 8-Egi Melgiansyah, 6-Mahardiga Lasut, 10-Oktovianus Maniani, 21-Andik Vermansyah, 25-Titus Bonai, 27-Patrich Wanggai

Vietnam: 18-Tran Buu Ngoc, 4-Au Van Hoan, 5-Ngo Hoang Thinh, 7-Hoang Dinh Tung, 8-Nguyen Trong Hoang, 9-Le Van Thang, 12-Nguyen Van Quyet, 14-Chu Ngoc Anh, 15-Truong Huynh Phu, 19-Pham Than Luong, 28-Lam Anh Quang

Continue Reading

HARGA TIKET SEMIFINAL BOLA INDONESIA VS VIETNAM SEA GAMES 2011 HARGA TIKET NAIK MENCAPAI 100 PERSEN

Sabtu, 19 November 2011 | 0 komentar


Mulai babak semifinal, harga tiket pertandingan cabang olahraga sepakbola SEA Games XXVI mengalami kenaikan. Persentase kenaikan ini mencapai 100 persen.

Dalam edaran yang diterima wartawan, Jumat (18/11/2011), harga tiket untuk babak semifinal naik dua kali lipat dibandingkan harga pertandingan babak penyisihan. Kenaikan terjadi di semua kelas.

Sebagai contoh, untuk kelas VVIP, yang tadinya dijual seharga Rp. 500 ribu, kini dilepas seharga Rp. 1 juta. Sementara untuk harga termurah, yakni kategori IV, yang tadinya dijual Rp. 25 ribu, naik menjadi Rp. 50 ribu.

Panitia mencetak sejumlah 70 ribu lembar tiket untuk laga semifinal antara Indonesia dan Vietnam, Sabtu (19/11/2011) besok. Tiket kategori I, VIP Barat, dan VIP Timur bisa didapat di loket Lagunas (Parkir Timur GBK), sedangkan tiket kategori II, III, dan IV bisa didapat di loket Pintu III GBK (dekat TVRI).

Selain itu, tiket juga bisa dibeli secara online lewat situs www.rajakarcis.com. Pemesanan sudah bisa dilakukan mulai hari ini.

Berikut Daftar Harga Tiket Semifinal Sepakbola Sea Games XXVI 2011 :

1. VVIP: Rp. 1.000.000
2. VIP Barat: Rp. 700.000
3. VIP Timur: Rp. 500.000
4. Kategori I: Rp. 300.000
5. Kategori II: Rp. 200.000
6. Kategori III: Rp. 100.000
7. Kategori IV: Rp. 50.000

"Untuk kenaikan harga tiket, memang sudah ditetapkan dari jauh-jauh hari. Alasan kenaikan, memang semuanya begitu, seperti basket juga begitu," terang Manager Ticket INASOC, Agus Mauro, dalam jumpa pers di The Sultan Hotel, Jumat (18/11/2011).

"Kita punya suatu standar, jangan sampai kesannya tiket olahraga kita murah sekali," katanya.
Continue Reading

CABANG ATLETIK SEA GAMES XXVI 2011 TIMNAS INDONESIA CABANG ATLETIK BUAT KEJUTAN

Kamis, 17 November 2011 | 0 komentar

Hasil Sea Games Atletik Lari 2011 - Cabang Atletik nampaknya menjadi fenomena tersendiri di SEA Games XXVI 2011. Hingga cabang olahraga itu ditutup di hari keenam, Rabu (16/11/2011), 13 emas berhasil disumbangkan tim atletik Merah Putih.

Yang paling fenomenal, tentu emas yang dipersembahkan dari nomor lari jarak jauh. Triyaningsih menjadi primadona di nomor ini. Maklum, pelari spesialis jarak jauh tersebut sukses mengumpulkan tiga emas dari tiga nomor, yakni 5.000 M, 10.000 M dan Marathon.

Hasil tidak kalah cemerlang juga diraih Agus Prayogo yang berhasil meraih dua emas di nomor lari 10.000 M dan 5.000 M putra. Anggota TNI AD itu sukses menggelembungkan jumlah keping emas kontingen Indonesia.

Absennya Suryo Agung Wibowo di nomor-nomor pendek tertutupi dengan kehadiran Franklin Ramses Buruni di atas lintasan. Putra Papua itu sukses mengumpulkan emas di nomor 100 M dan 200 M putra. Bahkan, Franklin yang sebelumnya tidak diperhitungkan sukses merebut medali emas bersama tim estafet 4x100 M putra.

Jejak Franklin pun diikuti Serafi Unani yang berhasil mempersembahkan emas di nomor 100 M putri. Tidak hanya itu, Srikandi Indonesia juga berhasil meraih emas di nomor lari halang rintang putri nomor 3.000 M atas nama Rini Budiarti.

Tidak mau ketinggalan, Heru Asriyanto pun berhasil menorehkan emas di nomor lari 400 M putra. Nomor lari 4x100 M putri juga tidak mau kalah. Mereka sukses merebut medali tertinggi sekaligus memecahkan rekor nasional. Dan Yahuza melengkapi emas Indonesia di nomor marathon putra.

"Kami sangat bersyukur, SEA Games tahun ini para atlet Indonesia bisa menunjukkan hasil meningkat. Seingat saya, ini pertama kalinya atletik mendapat emas dua digit sejak 1993," kata Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung.

Dengan hasil ini, maka tim atletik sukses melewati target PB PASI yang mematok tujuh emas.
Continue Reading

HARGA TIKET INDONESIA VS MALAYSIA 17 NOVEMBER 2011 SEA GAMES XXVI 2011

| 0 komentar


Daftar harga tiket indonesia vs malaysia - Indonesia akan menghadapi Malaysia di pertandingan terakhir babak grup SEA Games XXVI. Berikut harga tiket dari tujuh kategori yang disediakan pihak panitia:

Sama seperti tiga pertandingan sebelumnya, Indonesia akan berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kick off akan dilakukan pukul 19.00 WIB, Kamis (17/11/2011) malam ini.

'Garuda Muda' besutan Rahmad Darmawan sudah memastikan satu tiket ke babak semifinal. Kemenangan atas Malaysia bukan sekadar gengsi dan menjaga rekor 100%, namun sekaligus mengantar Titus Bonai cs jadi juara Grup A.

Ketua Inasoc, Rahmat Gobel, kemarin menjanjikan tersedianya televisi di Plasa Timur dan Plasa Selatan untuk memenuhi keinginan suporter yang mungkin tidak tertampung di dalam stadion.

Berikut harga tiket pertandingan Indonesia vs Malaysia yang hanya bisa didapat di venue mulai pukul 10.00 WIB pagi ini.

Daftar harga tiket cabang sepakbola SEAgames XXVI:

  • VVIP = Rp 500.000
  • VIP Barat = Rp 350.000
  • VIP Timur = Rp 250.000
  • Kategori I = Rp 150.000
  • Kategori II = Rp 100.000
  • Kategori III = Rp 50.000
  • Kategori IV = Rp 25.000
Continue Reading

PREDIKSI TIMNAS INDONESIA VS KAMBOJA

Senin, 07 November 2011 | 0 komentar


Prediksi Indonesia vs Kamboja SEA Games - Prediksi skor pertandingan Indonesia vs Kamboja. prediksi skor timnas u-23 vs kamboja u-23. Perkiraan Timnas Indonesia vs Kamboja. Timnas harus berjuang di laga perdana ajang SEA GAMES XXVI menghadapi Kamboja malam ini. Tergabung di grup A, Indonesia mempunyai lawan-lawan yang cukup berat. (Jangan lupa nantikan siaran langsungnya di RCTI pukul 19.00 WIB ya).

Yang tergabung di dalam grup A ialah Kamboja, Thailand, Malaysia dan Singapura. Di atas kertas tim Kamboja termasuk lawan yang paling lemah, tapi bukan berarti harus diremehkan. Apalagi data Kamboja tidak banyak diketahui.

Diakui Rahmad Darmawan selaku pelatih timnas U-23, ia tak tahu persis kekuatan Kamboja. “Tipikal Kamboja kompak, disiplin dan semangat tinggi, mirip dengan Myanmar,” kata Darmawan. Jika bercermin pada Myanmar, maka kita harus berhati-hati.

Sementara Roso Daras memberikan pernyataan bahwa timnas U-23 akan tampil gemilang. Ia optimis karena sudah mengetahui persiapan Kamboja sebelum datang ke Indonesia. “Saya optimis kita bisa menang lawan Kamboja,” tambahnya.

Asisten pelatih timnas Kamboja juga mengatakan hal serupa. Meas Cahmna mengaku bahwa timnya tak maksimal saat mempersiapkan SEA GAMES kali ini. Kesiapan itu lantaran timnya baru berlatih dua bulan kemarin akibat di negaranya sering hujan deras hingga banjir.

Jika Rahmad menyatakan bahwa Kamboja mirip Myanmar, penilaian Meas Chanma atas Indonesia lebih tinggi. Indonesia diungkapkan tim yang kuat seperti Vietnam dan Thailand. Meski begitu ia menyatakan timnya datang bukan untuk meraih poin seri, melainkan siap untuk memberikan hasil maksimal.

Ditanya soal suporter, Khuon Laboravy selaku kapten timnas Kamboja mengaku tak khawatir. Meski suporter Indonesia banyak dan fanatik, namun yang ia hadapi hanyalah 11 pemain di lapangan. Jadi menurutnya itu bukan masalah besar.

Perkiraan susunan pemain Indonesia vs Kamboja:

Indonesia (Pelatih: Rahmad Darmawan)
Patrick Wanggai, Titus Bonai, Okto Maniani, Eggy Melgiansyah, Andik Vermansyah, Lukas Mandowen, Diego Michiels, Gunawan Dwi, Abdurahman, Stevi Bonsapia, Kurnia Melga
Formasi: 4-4-2

Kamboja (Pelatih: Lee Tae Hun)
Keo Sokngon, Sok Pheng, Khuon Laboravy, Prak Mony Udom, Tum Saray, Phourng Soksana, Touch Pancharong, Moul Daravron, Lay raksmey, Sok Rithy, Sou Yety.
Formasi: 4-4-2
Continue Reading

Dani dari Semarang Berpeluang Masuk Akademi Arsenal

Minggu, 30 Oktober 2011 | 0 komentar


Langkah kaki skuad Tunas Garuda Indonesia kini makin mantap. Satu demi kesempatan muncul, melecut semangat 18 anak berusia 14-16 tahun itu untuk maju dan menyumbangkan yang terbaik untuk bangsa.

Dani Raharjanto, 15 tahun, gelandang Tunas Garuda asal Semarang, berpeluang untuk menimba ilmu di Akademi Sepak Bola Arsenal. Hal ini dikatakan pelatih kepala di Pusat Pengembangan klub Arsenal (Arsenal Development Centre), Ben Corbyn, Jumat (28/10/2011) di London, Inggris.

"Kami memantau pemain mulai usia tujuh tahun, delapan, sembilan, sepuluh, terus sampai 16 tahun. Anak-anak terbaik akan masuk tim U15, U16, U17, sampai U18 di development centre, yang nantinya akan ada yang masuk akademi. Kami mencoba mempromosikan Dani untuk masuk akademi. Kamu tahu (Robin) Van Persie? Dia juga dulu masuk Akademi Arsenal sebelum jadi seperti sekarang ini," kata Corbyn.

Manajer Operasional Sekolah Sepak Bola Indonesia, Nina Raganatha menambahkan, bahkan anak-anak yang bersekolah di SSI pun tidak segampang itu masuk akademi, karena seleksinya benar-benar ketat.

"Tapi Arsenal pernah meminta penjaga gawang di SSI, Yusuf, untuk masuk akademi. Kini, Arsenal mencoba mempromosikan Dani dari Tunas Garuda. Ini kesempatan baik sekali," ujarnya.

Corbyn pun meminta rekaman video saat Dani bertanding. "Kami akan perlihatkan ke akademi," ujarnya kepada wartawati Kompas Susi Ivvaty di London, Inggris.

Dani bersama Nazarul Fahmi (striker), dan Rangga Pratama (kiper) juga diajak bergabung di tim Arsenal Development Centre untuk bertanding melawan tim Divisi II, Wycombe Wanderers and Brighton & Hove Albion, Jumat sore pukul 16.00 di The Gore Stadium, Wymers Wood Road, Burnham, Bucks, London.

Pertandingan akan berlangsung 2X20 menit karena ada dua tim yang akan dilawan. Menurut Corbyn, Dani memiliki kecepatan dan kepekaan yang baik di lapangan. Potensinya juga luar biasa.

"Dani bagus, tapi yang lain juga bagus," katanya. Dani yang siswa kelas dua SMA Negeri 11 Semarang ini mencetak satu gol lewat tendangan jarak jauh pada pertandingan antara Tunas Garuda melawan Arsenal U15, Rabu (26/10/2011) lalu.

Continue Reading

Di Valencia, Honda Gresini Belum Pasti Membalap

Rabu, 26 Oktober 2011 | 0 komentar


Honda Gresini tetap akan hadir pada seri penutup yang akan digelar di Valencia pekan depan. Menyiapkan penghormatan untuk mendiang Marco Simoncelli, tim tersebut belum memastikan apakah akan turun membalap.

Honda Gresini melalui tim principal tim Fausto Gresini sempat memberi indikasi kuat kalau mereka tidak akan tampil pada seri penutup musim di MotoGP Valencia yang akan digelar 6 November mendatang. Kematian Simoncelli pada balapan di Sepang menjadi alasan dibalik keputusan tersebut.
Namun dalam pernyataan terbarunya, tim tersebut memastikan akan tetap tampil di Valencia. Namun apakah nantinya akan menurunkan pembalap saat race, hingga kini belum diputuskan.

Kehadiran di Valencia disebut kubu Honda Gresini sebagai bentuk penghormatan pada Simoncelli. Nantinya mereka bahkan berencana untuk tetap mendirikan garasi milik pembalap Italia itu.

Dikutip dari Crash, Honda RC212V bernomor 58 yang selama ini jadi tunggangan Simonceli juga tetap akan disiapkan sepanjang akhir pekan.
Continue Reading